Dari pekerja
Untukmu anakku...
Bagai tanah yang kekeringan
susah untuk kali ini melontarkan kalimat-kalimat peredah
Letih tak berbalas jua kala tak disambut pengertian hangat
Nyatanya hanya bicara yang harus kita lakukan
Makin lama pun makin mejauh
Ia terus-menerus mengatakan "Bukan itu!, melainkan waktu saja"
Pendekatan lembut dan rayu tersingkirkan karena membiarkan malu
Jauh didalam ada kata rindu..
Peluk aku ...
Tangisi saja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar